Firman Allah Tentang Mencari Ilmu
Mencari ilmu hukumnya adalah wajib bagi umat muslim. Hal ini tertuang dalam firman Allah Swt. Q.S. al-Mujadilah ayat 11 dan Q.S az-Zumar ayat 9.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
yang artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, “Berdirilah,” (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orangorang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, “Berdirilah,” (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orangorang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Nah kandungan dari Q.S. al-Mujadilah ayat 11 adalah sebagai berikut:
1. Allah Swt. akan memberi kelapangan bagi orang yang memberi kemudahan atau kelapangan kepada orang lain.
2. Perintah untuk berbuat baik kepada sesama
Allah Swt. akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman yang senantiasa mengikuti perintah-perintah-Nya, dan orang-orang yang berilmu pengetahuan pada beberapa derajat.
Kemudian berikut ini adalah Q.S az-Zumar ayat 9 berserta artinya:
اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَاۤىِٕمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَا
yang artinya:
(Apakah orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dalam keadaan bersujud, berdiri, takut pada (azab) akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah sama orang-orang yang mengetahui (hakhak Allah) dengan orang-orang yang tidak mengetahui (hak-hak Allah)?” Sesungguhnya hanya ululalbab (orang yang berakal sehat) yang dapat menerima pelajaran.
Nah kandungan dari Q.S az-Zumar ayat 9 adalah sebagai berikut:
1. Kita harus bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari segala sesuatu yang telah terjadi untuk melangkah kedepan agar lebih baik
2. Kita harus menjadi seseorang yang berilmu dan beriman, yang konsisten dalam menjalankan ajaran agama .
Hadis Rasulullah Tentang Keutaman Orang yang Mencari Ilmu
Salah satu hadis Rasulullah Saw dalam HR. Muslim, yang terdapat dalam kitab Shoheh Muslim, dengan nomor hadis 2699 menyatakan bahwa Allah telah menjanjikan akan memberikan kemudahan jalan menuju surga bagi orang yang menempuh jalan untuk mencari ilmu.
Nah menempuh jalan disini ada dua makna ya!
Yang pertama berarti bener-bener menempuh jalan secara fisik, yaitu berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari ilmu, contohnya dari rumah pergi ke sekolah untuk belajar.
Yang kedua menempuh disini berarti segala cara yang dilakukan seseorang agar mendapatkan ilmu, contohnya baca buku, menulis, menghafal, dan sebagainya.
Keutamaan Mencari Ilmu
Terdapat banyak keutamaan ilmu yang dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an dan juga Hadis Nabi, antara lain:
1. Diangkat derajatnya (Q.S. Al-Mujadilah [58]: 11)
1. Diangkat derajatnya (Q.S. Al-Mujadilah [58]: 11)
2. Takut kepada Allah Swt. (Q.S. Fatir [35]: 28)
3. Diberi kebaikan dunia akhirat (Q.S. Al-Baqarah [2]: 269)
4. Dimudahkan jalannya kesurga (HR. Muslim, no. 2699)
5. Memiliki pahala yang kekal (HR. Muslim no. 1631)
Para Cendekiawan Muslim dalam Penemuan Ilmu Pengetahuan
Wah kalau tentang para cendekiawan Muslim yang menemukan ilmu pengetahuan ada banyak banget ya!
Diantaranya:
1. Ibnu Sina (980-1037) yang berkontribusi besar pada bidang kedokteran di dunia.
Al-Khawarizmi (780-850) yang berkontribusi besar pada bidang matematika, geografi dan astronomi.
Ibnu al-Nafis (1213-1288) yang merumuskan dasar-dasar sirkulasi jantung, paru-paru dan kapiler pertama kali di dunia.
Jabir Ibn Hayyan (721-815), ahli pada bidang kimia, fisika, farmasi.
Ibnu Khaldun (1332-1406), seorang sejarawan dan sosiologi Islam yang terkenal di dunia.
Al Zahrawi (936-1013), seorang tokoh yang meletakkan dasar-dasar ilmu bedah modern.
dan lainnya.
Contoh Perilaku Semangat Mencari Ilmu
Nah dalam mencari ilmu tentu kita harus terus semangat ya, berikut ini adalah contoh perilaku yang mencerminkan semangat mencari ilmu:
1. Berniat dengan ikhlas untuk mencari ilmu karena Allah Swt.
2. Senantiasa berdoa, memohon Ilmu yang bermanfaat.
3. Bersungguh-sungguh untuk menggapai cita-cita.
4. Antusias terhadap ilmu yang disampaikan guru, dan berusaha untuk senantiasa memahaminya, mengembangkannya serta mengamalkannya.
5. Sopan santun, rendah hati, memperhatikan penjelasan guru, dan mendoakan guru.
Menghindari rasa malu dalam mencari ilmu.
6. Menjadi sosok yang mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
7. Senantiasa rendah hati, dan menghindari sikap sombong.
Tidak cepat menyerah.
8. Selalu berlapang dada.
9. Menyerahkan hasilnya kepada Allah Swt. dan menerimanya dengan ikhlas.
10. Berusaha mengamalkan dan menyampaikan ilmu kepada orang lain.
Nah kita udah tahu banget nih manfaat d
ari mencari ilmu, kenapa kita tidak coba aplikasikan langsung sekarang? Dengan mempelajari hukum bacaan tanda waqaf. Waqaf menurut bahasa artinya menahan, atau berhenti. Menurut istilah ilmu tajwid, waqaf adalah berhenti sejenak ketika membaca lafaz yang terdapat tanda waqaf untuk mengambil nafas sejenak dan melanjutkan kembali bacaan selanjutnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tanda-tanda waqaf berikut ini:
ari mencari ilmu, kenapa kita tidak coba aplikasikan langsung sekarang? Dengan mempelajari hukum bacaan tanda waqaf. Waqaf menurut bahasa artinya menahan, atau berhenti. Menurut istilah ilmu tajwid, waqaf adalah berhenti sejenak ketika membaca lafaz yang terdapat tanda waqaf untuk mengambil nafas sejenak dan melanjutkan kembali bacaan selanjutnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tanda-tanda waqaf berikut ini:

0 Comments