About Me

Jokowi Beri Bantuan Pendidikan Untuk Enam Anak Yatim Yang Orangtuanya Meninggal Bersamaan




Komentar Lihat Foto
Mustafa dan Wa Ode bersama 6 cucunya - Kronologi kisah pilu enam bocah yang harus jadi yatim piatu dalam sehari, ayahnya meninggal dunia saat jenazah sang istri masih dimandikan. (Tribun Kaltim/Zainul)



SAMARINDA,  - Kabar adanya enam anak yang menjadi yatim piatu karena kedua orangtuanya meninggal dunia hanya berselang beberapa jam, sampai ke Presiden Joko Widodo.

Bantuan dari Jokowi yang berasal dari dana pribadi  disalurkan melalui Pemerintah Kota Balikpapan.

"Presiden sendiri pakai duit pribadi menjamin biaya pendidikan masing-masing anak. Mereka sudah dibukakan rekening masing-masing," kata Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Purnomo saat 

Selain bantuan uang, enam anak itu juga mendapat bantuan berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Jenjang pendidikan enam anak tersebut ditanggung hingga tingkat SMA.

Selain itu, Pemerintah Kota Balikpapan juga sudah memeriksa kondisi kesehatan keenam anak tersebut.

UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga melakukan pendampingan bersama psikolog.

"Mereka semua sehat. Psikis anak-anak juga baik. Tidak ada gejalah traumatik. Dua anak sudah sekolah seperti biasa," sebut Purnomo.

Untuk urusan kesehatan, kata Purnomo, Dinas Sosial sudah memfasilitasi BPJS PBI bagi enam anak tersebut.

"Iuran BPJS mereka akan dibayar Pemkot Balikpapan," jelasnya.

Untuk urusan data kependudukan enam anak tersebut sedang dilengkapi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Balikpapan.

Tak hanya itu, menurut Purnomo ada banyak masyarakat yang meminta menjadi orangtua asu maupun orangtua angkat bahkan mengadopsi.

Namun, nenek dari enam anak tersebut tak mengizinkan karena sebagaimana pesan orangtua enam anak tersebut sebelum meninggal.

"Kata neneknya, orangtua mereka enggak mau dipisahkan. Biar bagaimanapun mereka selalu bersama," ungkap Purnomo menirukan ucapan nenek.

Sebagai informasi, enam anak yatim piatu yang ditinggal orangtua karena meninggal dunia dalam waktu berdekatan.

Kedua orangtua enam bocah tersebut, Siti Haryanti (27) dan Yaya Hardani (33) meninggal secara bersamaan pada, Minggu (23/2/2020).

Siti Haryanti meninggal dunia pagi sekitar 10.00 WITA sedang Yaya meninggal dunia, pada 17.00 WITA.

Kedua pasangan suami istri ini meninggal dunia hanya selisih enam jam di hari sama.

sumber : kompas

Post a Comment

0 Comments